Arsip Blog
Ngobrol Asyik Bareng Penulis Muda FLP SOLO
Setelah sekian lama , saya sadar sekeping perjalanan iti terlalu asyik jika tidak didokumentasikan. Check it Out!
Ngobrol Asyik Bareng Penulis Muda FLP SOLO
Ahad,10 Juli 2011 hari yang begitu menggugah. Alhamdulillah saya
didaulat menjadi salah satu pembicara di acara Ngobrol Asyik dan Santai (NGOBRAS) bareng penulis muda FLP solo raya di Islamic Book Fair Goro Assalam. Ngobras kali ini saya taksendiri, saya ditemani tiga orang pembicara lain (mb.tiko, mb.nungma dan mbak dity) dipandu mbak ham ham dari FLP IAIN. Worskhop interaktif ini berjalan begitu seru. Suport teman teman FLP Solo yang datang menambah spirit kita untuk saling berbagi ilmu. Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh mbak ham ham yang gaul abiss, diantaranya tentang motivasi mengapa menulis, cara memanajemen waktu untuk menulis dan karya yang telah dihasilkan. Alhamdulillah tsumma alhamdullillah semua berjalan lancar hingga akhir acara. Saya sendiri merangkum beberapa catatan penting di note saya, memang saya telah berazzam untuk tak menyiakan setiap keping belajar entah darimana saja dan kapan saja. Sembari duduk didepan, saya mencatat berbagai macam inspirasi dan ilmu yang sungguh luar biasa yang saya dapatkan entah dari teman teman saya atau dari pertanyaan peserta. Diantaranya seperti menulis itu dapat dimotivasi dengan niatan ibadah. Karena itu visi terbesar hidup manusia. Selain itu menulis adalah meninggalkan jejak kebaikan, dan juga menjadikan tiap hurufnya menjadi dzarroh kebaikan, mendokumentasikan hidup serta bonusnya menulis itu membuat cerdas, sehat sekaligus kaya dan awet muda ( He He He)
Di akhir sessi, tiap pembicara mencoba memaparkan karya-karyanya dan manfaat yang telah dirasakan selama berproses gigih dari penulis pemula hingga tlah menghasilkan karya. Dari ada yang menyerahkan royalty buku pertama ke orang tua, sederetan buku yang dihasilkan, duet nulis bareng penulis ternama, karyanya yang sering nongol di media , bayar kuliah sendiri dengan honor menulis dan sebagainya.
Di acara itu, saya juga dipaksa untuk baca puisi. Puisi saya yang bertema ramadhan yang berjumlah tiga lembar setengah, tapi hanya satu lembar yang saya bacakan. Sebuah puisi berjudul “bisik Malaikat mengejakan ramdhan’ berisi sindiran tentang protes malaikat atas aktivitas di bulan ramadhn yang melenakan, justru disenangi banyak orang. Missal bangun bada subuh atau terlalu panjang tidur siang dan lain-lain. Itu menjadi pengingat bagi diri saya sendiri untuk kelak lebih produktif mengisi ramadhan.
Acara dilanjutkan Tanya jawab. peserta yang bertanya masing masing bertanya tentang proses kreatif non fiksi, dan menggairahkan minat menulis sejak dini. Jawabanya antara lain secara singkat; proses kreatif dimulai dari melihat sikon dan sasaran. Sedangkan untuk minat menulis dapat ditumbuhkan dengan fun activity dan motivasi .
Kemudian acara ini ditutup dan dilanjutkan foto foto bersama teman teman flp solo.
Saya melanjutkan keliling stand buku, seusai sholat magrib. Ada Kejadian unik; saat saya berputar stan. Tiba di indiva, seorang mbak mbak berjilbab dengan senyum manis plus merayu meminta kertas puisi saya. Sudah dech, kertas yang telah lecek terlipat lipat itu akhirnya saya kasihkan dengan senyuman juga. Semoga bermanfaat ya mbak.. he he
Sekian . thanks for Allah for this chance. Semoga akan bermanfaat
Menderet huruf huruf, mengukir jejak hidup, mendokumentasikan kepingan mozaik journey of my life
TERUS SEMANGAT BERPROSES MENGGORES KEPINGAN KEBAIKAN
